Rusia Tidak Akan Menarik Mundur Pasukan !!

Presiden Rusia Vladimir Putin bersumpah tidak akan menarik mundur pasukan nya dari Ukraina. Bahkan Putin mengatakan tidak akan menarik pasukan Rusia di Ukraina adalah sebuah bentuk “Nasionalisme” tinggi dari para Tentara Rusia.

Disisi lain, Rusia sendiri telah mendapat kecaman dari Amerika Serikat dan NATO bahkan mendapat sanksi tegas atas keputusan putin yang tidak mau menarik mundur pasukan nya di Ukraina. Sanksi tersebut terdari dari Embargo dari semua sektor baik dari ekonomi, pertahanan dan mata uang.

Putin bahkan mengancam aklan menambah tuntutan kepada Ukraina sebagai syarat damai jika terlihat ada upaya untuk menahan dan mempersulit perundingan antara Moskow dan Kiev.

Putin mengatakan dalam sebuah Konfrensi Pers bahwa Memperlambat atau mempersulit perungingan hanya akan membuat tambahan tuntutan bagi Ukraina oleh Rusia. Dengan kata lain, Tidak ada kata ampun bagi Ukraina oleh Rusia.

Kondisi Ibu Kota Ukraina Kyif sendiri pasca hari ke-8 Invasi Rusia semakin hancur dan mengkhawatirkan. Rusia tidak hanya menyerang Pangkalan dan kekuatan Militer Ukraina di Kyiv, tetapi juga menyerang pusat pusat kota dan sektor fital ibu kota Kyiv.

Ukraina terus berada dalam tekanan memasuki hari kedelapan invasi Rusia berlangsung ini. Rusia kembali menggempur sejumlah kota Ukraina, terutama di selatan negara eks Uni Soviet Tersebut.

Rusia bahkan telah menguasai Kherson per hari ini. Kherson merupakan salah satu kota penting di Ukraina yang memegang peran strategis.

Kota ini berada di jalur masuk dari Laut Hitam dengan populasi hampir 300 ribu jiwa. Pasukan Rusia juga semakin mengepung Mariupol di selatan Ukraina.

Perwira militer Ukraina menyebut bahwa kondisi kota Mariupol semakin kritis akibat gempuran Rusia yang dibantu oleh pasukan separatis dari Donetsk sejak Rabu

Warga dan Organisasi di berbagai belahan Dunia sendiri telah mengecam Invasi Rusia Ke Ukraina ini karna dianggap telah melanggar Hak Asasi Manusia dan mencoreng perdamaian Dunia di era Milenial. Deklarasi damai sendiri telah di gaungkan oleh Organisasi – Organisasi dunia seperti PBB, UNESCO dan WHO.

Semua pihak sendiri berharap adanya jalan keluar perdamaian untuk konflik antar 2 Negara yang masih 1 rumpun ini, agar tidak ada lagi korban jiwa dari pihak Sipil maupun Militer.

This entry was posted in Berita Terkini and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.