Inilah Beberapa Tanda Kamu Mengalami Trauma Karena Pandemi Covid-19

Sabtu, 11 Juni 2022

Pandemi Covid-19 dapat menjadi sebuah pemicu trauma berkelanjutan. Selama hampir dua tahun, orang-orang telah mengalami cukup banyak kesedihan, bahkan kehilangan orang-orang yang dikasihinya akibat virus Covid-19. Hampir 5 juta orang meninggal dunia karena adanya pandemi Covid-19.

Tak sedikit yang kehilangan pekerjaan dan tidak stabil secara finansial. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, bahwan pandemi telah menyebabkan trauma massal dengan skala yang lebih besar daripada Perang Dunia II (World War II). Berikut ini adalah beberapa tanda kamu mengalami trauma karena pandemi.

Berpikir Negatif

Trauma kerap mengarah kepada pemikiran negatif yang mengganggu. Setelah mengalami kejadian traumatis, seseorang akan merasa sangat sulit untuk memikirkan masa depan. Sejumlah orang bahkan mengembangkan persepsi negatif tentang diri mereka sendiri. Hal ini terjadi karena harga diri mereka mungkin terpukul akibat kejadian traumatis yang sedang mereka alami.

Seorang psikoterapis Owen O’Kane mengatakan, trauma bisa ditandai dengan rasa kecemasan yang meningkat, motivasi rendah, merasa merasa putus asa atau tidak berdaya. Selain itu, jam tidur terganggu, perubahan nafsu makan, mati rasa, menjadi mudah marah atau jengkel, memikirkan hal-hal negatif, dan menarik diri dari kehidupan sosial.

Merasa Lelah

Pandemi membuat banyak orang merasa lelah secara emosional dan juga secara fisik. Ketika tubuh ada dalam mode tegang atau waspada, seperti yang mereka lakukan selama mengalami kejadian traumatis, manusia pasti akan mengerahkan banyak energi. Wajar saja jika kita merasa energi terkuras secara fisik dan juga secara mental.

Melansir Vogue, 1 Juli 2021 lalu, seorang psikolog dr. Justine Grosso mengatakan bahwa, sangat penting untuk memeriksa diri sendiri dan menyadari suatu perubahan fisiologi, emosi, pikiran dan perilaku karena kesehatan fisik dan emosional sangat berhubungan.

Waspada Berlebih

Trauma dan gangguan stres pasca-trauma, biasanya terjadi karena peristiwa yang dialami bisa mengubah hidup dan memicu respons emosional dan fisik yang intens. Salah satu gejala trauma yang paling menonjol adalah kewaspadaan yang sangat berlebihan. Karena semua energi terfokus pada kelangsungan hidup, kewaspadaan berlebihan bisa menyebabkan kamu sulit konsentrasi dan fokus.

Itulah beberapa tanda kamu mengalami trauma karena adanya pandemi Covid-19. Mengetahui tanda-tanda seperti ini mungkin akan sangat membantumu dan membuatmu merasa senang, namun ada juga hal kesenangan lainnya yaitu bermain slot. Bermain slot memanglah menyenangkan dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

This entry was posted in Berita Terkini and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.