Es di Puncak Gunung Jaya Wijaya Diprediksi Akan Punah Pada Tahun 2025

Selasa, 22 Maret 2022

Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyatakan sejumlah dampak dari perubahan iklim. Salah satunya adalah prediksi punahnya es di puncak Gunung Jaya Wijaya, Papua, pada tahun 2025.

“Penyusutan gunung es puncak Jaya Wijaya yang diteliti BMKG, diprediksi tahun 2025 es itu sudah punah, sudah tidak ada di puncak Jaya Wijaya lagi,” ucap Dwikorita dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, pada Senin (21/3/2022).

Dwikorita menjelaskan, kondisi di puncak Gunung Jaya Wijaya memang sudah memprihatinkan dalam beberapa tahun terakhir. Yang terkini, es di lokasi tersebut saat ini tinggal sekitar 1% saja.

“Dan saat ini kondisinya tinggal 1 persen area es di puncak Gunung Jaya Wijaya dari 200 km3 (persegi), sekarang tinggak 2 km3 (persergi),” ucap Dwikorita.

Di samping itu, perubahan iklim juga berdampak ke wilayah Jakarta. Menurutnya, hal tersebut membuat suhu di Jakarta meningkat dan dalam periode 100 tahun ini suhu udara sudah meningkat sebanyak 1 derajat celcius.

“Padahal kesepakatan global itu dibatasi 1 derajat celcius nanti pada tahun 2030. Ini data di tahun 2016,” ucap Dwikorita.

“Jadi ini sudah mendahului tahun 2030, jadi sudah hampir mencapai 1,5 dan juga banjir Jakarta menunjukkan data terakhir, frekuensi banjir meningkat pada dekade terakhir. Bersesuaian dengan intensitas curah hujan saat hari yang sangat tinggi tahunan,” sambungnya.

Sebelumnya, Kepala BMKG periode sebelumnya, Andi Eka Sakya menyatakan, berdasarkan hasil observasi pada November 2016, es di puncak itu menyusut menjadi 1,42 meter sejak Mei tahu 2016. Dia mengatakan, perlu langkah strategis dari pemerintah dan masyarakat dunia, guna menekan pencairan es di Puncak Jaya Wijaya yang menjadi salah satu dari tiga puncak bersalju di garis khatulistiwa, selain di Benua Afrika dan di Peru.

Mendengar kabar bahwa es di Puncak Gunung Jaya Wijaya sangatlah menyedihkan, tidak ada kegembiraan yang bisa didapatkan dari informasi ini. Selain Gunung Jaya Wijaya, tidak ada lagi puncak gunung yang memiliki es. Namun, ada juga kegembiraan yang lain yaitu bermain slot. Bermain slot hanyalah untuk mencari hiburan saja dan jika memang menang, itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

This entry was posted in Berita Terkini and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.